Umrah Haji Umroh

PT. Shabilla Travel, Travel Umroh Haji

Dalam rangka perbaikan transportasi darat selama jamaah haji asal Indonesia berada di Arab Saudi dalam usahanya meningkatkan pelayanan lebih baik maka pihak Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Ditjen PHU) telah merampungkan semua persiapan dalam penyelenggaraan Ibadah Haji Musim 2014 mendatang.
Fasilitas transportasi darat ini merupakan unsur vital dalam pelayanan jemaah. Yakni untuk memudahkan para jemaah melaksanakan ibadah. Fasilitas ini dinamai layanan “Bus Shalawat” yang akan membantu mengangkut jemaah dari pemondokan ke Masjidil Haram dan dari Masjidil Haram kembali ke pemondokan.
Sedikitnya sebanyak 80% jamaah Haji Indonesia akan menikmati fasilitas baru ini dalam rencana PHU untuk mengimbangi perbaikan akomodasi haji secara keseluruhan.

Rute Layanan Bus Shalawat
Seperti penulis kutip dari rilisan terbaru laman Kemenag bahwa “Penjelasan Ditjen PHU baru-baru ini, rute layanan Bus Shalawat meliputi 2 bagian, yakni rute di dalam Kota Makkah (untuk menuju Masjidil Haram dan kembali ke pemondokan), dan rute antar kota”.
Untuk di dalam Kota Makkah, Bus Shalawat akan melayani 13 rute layanan, yakni:
Rute-rute (1) Aziziah Janubiah – Mahbas Jin, (2) Aziziah Syimaliah – Mahbas Jin, (3) Syisyah Raudhah – Mahbas Jin, (4) Mahbas Jin – Bab Malik, (5) Syisyah – Al Ghaza, (6) Raudhah – Al Ghaza, (7) Ma’abdah – Al Ghaza, (8) Rei Dzkahir – Al Ghaza, (9) Utaibiah/Jarwal – Al Ghaza, (10) Biban/Syari Mansyur – Al Ghaza, (11) Syari Mansyur – Al Ghaza, (12) Bakhutmah/Nakkasah – Al Ghaza, dan (13) Kuday – Bab Malik.
Sedangkan wilayah perumahan yang mendapatkan layanan Bus Shalawat adalah: Aziziah Janubiah, Aziziah Syimaliah, Syisyah/Raudhah, Mahbas Jin, Syisyah, Raudhah, Ma’abdah, Rei Dzkahir, Jarwal Utaibiah, Biban/Syari’ Mansyur, Syari’ Mansyur, dan Bakhutmah/Nakkasah. Keseluruhan ada 90 rumah dengan kapasitas 120.483 jemaah. Sedangkan perusahaan bus yang melayani rute ini adalah SAPTCO dan Rawahel Al Masher.Co
Adapun rute antar kota akan melayani 4 rute, yakni Madinah-Makkah, Makkah-Jedah, Makkah-Madinah, Madinah-Jeddah. Keempat rute tersebut memiliki kapasitas angkut 270.952 jemaah. Rute antar kota ini akan dilayani oleh 6 perusahaan bus, yaitu: SAPTCO, Rawahel, Qawafil, Arabian, Rabitat Makkah, dan Dallah.

Masa Operasi Bus Shalawat
Rencana operasi Bus Shalawat untuk jemaah haji Indonesia akan berlangsung dalam 3 tahap. Pertama, masa kedatangan jemaah haji yakni tanggal 10-29 September 2014 (20 hari).
Kedua, masa Armina mulai tanggal 30 September hingga 7 Oktober 2014 (8) hari dimana Bus Shalawat tidak beroperasi.
Ketiga, masa kepulangan yakni 8-27 Oktober 2014 (20 hari).
Khusus untuk masa Armina, Bus Shalawat tidak bisa beroperasi karena melayani Arafah Mina dan berdasarkan peraturan Pemerintah Arab Saudi. (naf)

FacebookTwitterGoogle+Share
Categories: Blog Shabilla Travel